Pilih format jadwal gym yang cocok dengan frekuensi mingguan dan kapasitas pemulihanmu.

Gunakan daftar program agar setiap kunjungan gym punya alur yang siap dijalankan.

Bandingkan beban dan volume dari minggu ke minggu untuk menyesuaikan blok latihan berikutnya.

Pastikan perencanaan, eksekusi, dan evaluasi berjalan dalam satu sistem.
Susun hari latihan sesuai target kelompok otot.
Simpan set dan repetisi untuk tiap latihan inti.
Pilih opsi gerakan saat alat utama sedang tidak tersedia.
Gunakan kalender untuk menjaga jadwal gym tetap stabil.
Nilai apakah volume dan intensitas sudah naik bertahap.
Pilih jadwal yang bisa kamu jalankan konsisten terlebih dulu, lalu atur progres beban secara bertahap.
Tidak. Split yang konsisten sering lebih efektif, selama data progres menunjukkan peningkatan yang stabil.
Tinjau frekuensi sesi, total volume, dan respons pemulihan sebelum mengubah beban atau jumlah set.
Cocok. Mulai dari struktur sederhana, lalu tingkatkan kompleksitas setelah kebiasaan latihan terbentuk.
Unduh aplikasi dan evaluasi progres gym kamu setiap minggu.