Tentukan target dulu, lalu pilih komposisi latihan dan frekuensi yang mendukung target tersebut.

Tentukan area fokus agar sesi mingguan tidak berubah jadi kumpulan latihan acak.

Gunakan histori sesi untuk menyesuaikan volume dan intensitas sebelum progres melambat.

Bangun sistem latihan yang praktis dari perencanaan sampai evaluasi mingguan.
Susun fase latihan berdasarkan target yang ingin dicapai.
Pastikan tiap latihan terekam agar evaluasi tetap objektif.
Sesuaikan variasi gerakan dengan alat dan kebutuhanmu.
Pantau konsistensi supaya jadwal benar-benar terlaksana.
Nilai apakah beban dan volume perlu disesuaikan.
Jadwal dianggap benar jika realistis dijalankan, progres bisa diukur, dan pemulihan antar sesi tetap terjaga.
Tidak selalu. Pertahankan struktur yang efektif, lalu ubah bertahap saat data progres menunjukkan kebutuhan penyesuaian.
Umumnya 3 sampai 5 sesi per minggu, disesuaikan dengan pengalaman, pemulihan, dan waktu tersedia.
Ya. Tanpa data sesi, sulit menilai apakah jadwal benar-benar bekerja atau hanya terlihat baik di atas kertas.
Unduh aplikasi dan gunakan data sesi untuk evaluasi mingguan.